LOKAKARYA PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) TAHUN 2021

BAPPEDA – Lokakarya Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) diselenggarakan  di Kabupaten Pacitan melalui Aplikasi Zoom pada hari ini hingga besok, tanggal 13-14 Oktober 2021. Dihadiri oleh stakeholder terkait sejumlah 40 partisipan yang terdiri dari Bappeda, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Camat Pacitan, Perbankan, Kwarcab Pramuka, Pemerintah Desa, LKM, Akademisi, dan tentunya oleh Koordinator, Asisten Mandiri dan seluruh tim KOTAKU.

Kegiatan lokakarya kali ini tujuannya untuk menyampaikan kepada stakeholders terkait Kebijakan Daerah dalam Penanganan Kumuh, Target dan Capaian Program KOTAKU, serta Strategi Kolaborasi dan Replikasi Program.

Kegiatan lokakarya ini dibuka dengan sambutan dari Kepala BAPPEDA Kabupaten Pacitan, Bapak Ir. Pamuji, MP, yang menyampaikan tentang Kebijakan Daerah dalam Penanganan Kumuh. “Program Kotaku dengan target penanganan 0 % kumuh di tahun 2026 selaras dengan Visi Misi Bupati yang tertuang dalam dokumen perencanaan RPJMD Tahun 2021 – 2026. Pencapaian 0 % Kumuh tentunya harus diimbangi dengan kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat secara berkelanjutan di Masyarakat. Kami sangat berterimakasih pada semua pihak  karena dengan adanya Program KOTAKU, semua pihak berkolaborasi menciptakan Kawasan Permukiman yang layak huni, nyaman, dan bebas kumuh. Kita sudah memiliki SK Bupati, sehingga KOTAKU telah memiliki payung hukum, memiliki panduan dalam membangun kawasan. Mari kita berkolaborasi untuk  Pacitan lebih baik” tutur Bapak Ir. Pamuji, MP.

Sementara itu Koordinator KOTAKU, Taufik Alfi, menuturkan bahwa Kegiatan Program KOTAKU Tahun 2021 ini harus dilaksanakan secara cepat dan tepat sasaran dengan tetap memperhatikan pedoman program dan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

“Pacitan merupakan daerah yang pertama di Jawa Timur menyelesaikan targetnya pada Tahun 2021 ini, dengan lokasi kegiatan KOTAKU di lima Kelurahan/Desa yakni Tanjungsari, Bangunsari, Ploso, Sirnoboyo, dan Sumberharjo”, ujarnya.

Materi Strategi Kolaborasi dan Replikasi Program disampaikan oleh Ibu Cicik Roudlotul Jannah, Kabid Ekonomi Sumber Daya Alam dan Infrastruktur Bappeda Kabupaten Pacitan selaku anggota Pokja PKP. Beliau menuturkan bahwa kita optimis sebelum Tahun 2026 target 0% kumuh pada lahan 67 Ha dapat tercapai melihat semangat dari LKM dan Desa yang sangat antusias  membangun kawasannya, dan tentunya didukung kolaborasi semua pihak dalam menyelesaikannya.

“Insyaa Allah kita optimis tidak sampai Tahun 2026 kita akan mewujudkan target 0% kumuh tentunya dengan tekad dan niat kita bersama”, tutur beliau. (anr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + eight =