LOKAKARYA PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) TAHUN 2021 Hari Ke-2

BAPPEDA – Lokakarya Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) hari kedua ini diselenggarakan melalui Aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari lokakarya yang diselenggarakan pada tanggal 13-14 Oktober 2021. Pada lokakarya hari ini, 14 Oktober, dihadiri sebanyak 35 stakeholder yang berasal dari Bappeda, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Camat Pacitan, Perbankan, Kwarcab Pramuka, Pemerintah Desa, LKM, Akademisi, dan tentunya oleh Koordinator, Asisten Mandiri dan seluruh tim KOTAKU.

Lokakarya ini diawali dengan penyampaian review pada hari pertama, 13 September, oleh Greata Saptoto Adi, selaku fasilitator KOTAKU Pacitan, yakni bahwa untuk mewujudkan Pacitan 0% kumuh dibutuhkan kolaborasi dengan semua pihak dimana Pemerinah Daerah sangat serius untuk membantu dan menanganinya, tentunya dibutuhkan partisipasi dan kolaborasi dari semua pihak.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan tentang Pokja PKP dan Forum PKP yang disampaikan oleh Bapak Abdul Malik Gusmida, selaku Kasubbid Ekonomi Sumber Daya Alam dan Infrasturktur Sektor 3 Bappeda. “Pokja PKP dan Forum PKP harus bersinergi atau melakukan simbiosis mutualisme dalam mewujudkan kolaborasi dan keberlanjutan penanganan kawasan 0% kumuh untuk mewujudka efektifitas dan efisiensi perencanaan dan pelaksanaan dalam Program ini”.

Selain itu, kegiatan dihadiri juga oleh Bapak Yazid Ridwan, selaku stakeholder dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan (DPKPP) yang menyampaikan mengenai Pelaksanaan Penanganan Permukiman Kumuh Kabupaten Pacitan. Dalam Pemaparannya, beliau menuturkan bahwa Program KOTAKU telah melaksanakan kolaborasi dengan berbagai pihak. “Pelaksanaan Program KOTAKU ini telah melakukan kolaborasi, hal ini diharapkan dapat diwujudkan dalam penyusunan Dokumen Rencana Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKPK). Mulai dari persiapan, survey, penyusunan data dan fakta, analisis, legalisasi, hingga penyusunan dokumen”, ujar beliau.

Pada akhir sesi kegiatan lokakarya tersebut, diakhiri dengan inisiasi rencana pembentukan Forum PKP yang beranggotakan Unsur dari lintas stakeholders dan pendukung sektor PKP yang terdiri dari Instansi Pemerintah Daerah, Instansi Vertikal, Asosiasi Pengembang, Lembaga Keuangan, Akademisi, FKA LKM Pacitan, serta Unsur Program PKP. (anr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − five =